Saturday, August 4, 2012
Quote of the day
Sent from my BlackBerry® smartphone
www.blackberry.com
Monday, July 23, 2012
Future by Mstm
Mstm
Sent from my BlackBerry® smartphone
www.blackberry.com
Friday, July 20, 2012
Past,Present,&Future
1.Yesterday (PAST)
We can't change anything that happened yesterday.
We can't take back the words that we have said.
We can't possibly erase mistakes and repeat the happiness that we felt yesterday.
2. Tomorrow(future)
Til tomorrow's dawn rise,we won't know what's gonna happen.
We can't do anything tomorrow.
We can't be sad or happy tomorrow.
Why? Because tomorrow hasn't arrived yet.
So,let it be...
Because there's only today.
3. Today (Present)
The door to the past has closed.
The door to the future is not yet arrived.
Let us pay our attention for today.
We can do more on today if we want to forgive yesterday and let go of the fear of tomorrow.
Let us "live" on today.
Because the past and the future are just complicated mind games.
Just live the way it is.
Treat your partner with care and respect even if they treat u badly.
Do not allow the past chained us down or let the future caused us worries and confusion.
So let us do our best TODAY, and do it RIGHT NOW.
Original translation
1. Hari Kemarin (PAST)
Kita tidak bisa mengubah apa pun yang telah terjadi di hari kemarin.
Kita tidak bisa menarik perkataan yang telah terucapkan.
Kita tidak mungkin lagi menghapus kwesalahan dan mengulangi kegembiraan yang kita rasakan kemarin.
Biarkanlah hari kemarin lewat; lepaskan saja...
2. Hari esok (Future)
Hingga mentari esok hari terbit, kita tidak tahu apa yang akan terjadi.
Kita tidak bisa melakukan apa-apa esok hari.
Kita tidak mungkin sedih ataupun ceria di esok hari.
Mengapa? Sebab esok hari belum tiba.
Jadi, biarkan saja...
3. Hari ini (Today)
Pintu masa lalu telah tertutup. Pintu masa depan pun belumlah tiba. Marilah kita menaruh perhatian untuk hari ini.
Kita bisa mengerjakan lebih banyak hal hari ini bila kita mau memaafkan hari kemarin dan melepaskan ketakutan akan esok hari.
Marilah kita "hidup" pada hari ini. Karena, masa lalu dan masa depan hanyalah permainan pikiran yang rumit.
Hiduplah apa adanya.
Karena yang ada hanyalah hari ini.
Perlakukanlah pasanganmu dengan kasih dan rasa hormat, meski mereka berlaku buruk terhadap kita.
Janganlah mengizinkan masa lalu mengekang kita atau pun masa depan membuat kita menjadi kuatir dan bingung.
Mari kita lakukan yang terbaik HARI INI dan kita lakukan SEKARANG juga
Sent from my BlackBerry® smartphone
www.blackberry.com
Tuesday, April 17, 2012
Hot to be married...stay friends first...(Indo)
Namun, berbeda dengan pasangan atau sahabat karib kita. Ketika mereka melakukan sesuatu yang membuat kita tertawa atau bahagia, itu akan kita ingat. Demikian juga dengan setiap sikap mereka yang menimbulkan luka di hati.
Intinya, mereka, orang-orang yang karib dan penting bagi kita memiliki pengaruh yang besar dalam hidup kita.
Namun, sayangnya sebagian besar dari kita memiliki pandangan yang keliru tentang pernikahan. Kita berpikir jika kita menikah maka kita akan lebih bahagia daripada sekarang.
Padahal kenyataannya, pernikahan itu hanyalah sebuah keinginan (bagi beberapa orang merupakan suatu kebutuhan), bukan sarana untuk mencapai kebahagiaan yang lebih.
Karena memegang pandangan inilah, banyak orang yang akhirnya kecewa karena pernikahannya tidaklah sebahagia yang dia idamkan.
Tidak seorang pun di dunia ini yang bisa membuat kita bahagia atau merasakan kepuasan seutuhnya, karena hal ini tergantung dengan sikap hati kita sendiri dalam memandang hidup.
Oleh karena itu, bagi Anda yang ingin menikah, buang jauh-jauh khayalan tidak realistis tentang pernikahan yang 'bahagia selama-selamanya'.
Sedangkan bagi Anda yang sudah terjun dalam pernikahan, bahkan bagi Anda yang telah kenyang dengan pahitnya kehidupan rumah tangga itu, saya sarankan jangan putus asa dan menyerah.
Kebanyakan orang berpikir, bahwa jika mereka bercerai dan menikah lagi, maka kemungkinan besar mereka akan lebih bahagia dengan pasangan kedua.
Hal ini tidak sepenuhnya benar, apalagi jika ternyata Andalah yang 'bermasalah'.
Kita semua harus belajar untuk memiliki mental teman, khususnya jika menyangkut hal-hal yang pahit.
Apa artinya?
Artinya, anggaplah pasangan atau sahabat sebagai teman saja, jika Anda sedang berkonfrontasi. Dengan memiliki mental teman, maka tuntutan terhadap pasangan atau sahabat akan berkurang.
Anda tidak akan mudah sakit hati karena Anda menganggap suami atau sahabat sebagai 'teman belaka'.
Mental teman juga melatih kita untuk menjadi pribadi yang mandiri. Menyatu tapi tak terikat. Menyatu tapi tak mudah terpengaruh. Sehingga kita tidak akan mudah sakit hati jika mereka melakukan hal yang salah.
Memang tak mudah, namun latihlah diri Anda. Kembangkan pikiran dan kenangan-kenangan yang menyenangkan. Tinggalkan segala kepahitan yang ada. Maafkan mereka! Karena dengan begitu, Anda sedang membangun jembatan kebahagiaan yang nantinya akan Anda lalui sendiri.
Mengungkit kesalahan dan tetap tinggal dalam hati yang pahit hanya akan menghancurkan kebahagiaan Anda sendiri (dan orang lain). So, lets forgive and forget! (vem/meg)
How to stay married...(Indonesian Version)
Krn mereka jatuh cinta.
Mengapa rumah tangganya kemudian bahagia? Apakah karna jatuh cinta? Bukan. Tp krn mrk terus membangun cinta.
Jatuh cinta itu gampang, 10 menit jg bs. Tp membangun cinta itu susah sekali, perlu waktu seumur hidup.
Mengapa jatuh cinta gampang? Krn saat itu kita buta, bisu dan tuli terhdp keburukan pasangan kita. Tp saat memasuki pernikahan, tak ada yg bisa ditutupi lagi. Dgn interaksi 24 jam per hari 7 hari dlm seminggu, semua belang tersingkap..
Di sini letak perbedaan jatuh cinta dan membangun cinta. Jatuh cinta dlm keadaan menyukai. Namun membangun cinta diperlukan dlm keadaan jengkel. Dlm keadaan jengkel, cinta bkn lg berwujud pelukan, melainkan berbentuk itikad baik memahami konflik dan bersama2 mencari solusi yg dpt diterima semua pihak.
Cinta yg dewasa tak menyimpan uneg2, walau ada beberapa hal peka utk bs diungkapkan spt masalah keuangan, orang tua dan keluarga atau masalah sex.. Namun sepeka apapun masalah itu perlu dibicarakan agar kejengkelan tak berlarut.
Syarat utk keberhasilan pembicaraan adalah kita bs saling memperhitungkan perasaan. Jk suami istri saling memperhatikan perasaan sendiri, mrk akan saling melukai. Jk dibiarkan berlarut, mrk bs saling memusuhi dan rumah tangga sdh berubah bkn surga lg tp neraka.
Apakah kondisi ini bs diperbaiki? Tentu saja bs, saat masing2 mengingat komitmen awal mrk dulu apakah dulu ingin mencari teman hidup atau musuh hidup. Kalau memang mencari teman hidup knp skr malah bermusuhan??
Mencari teman hidup memang dimulai dgn jatuh cinta. Ttp sesudahnya, porsi terbesar adalah membangun cinta. Berarti mendewasakan cinta sehingga kedua pihak bs saling mengoreksi, berunding, menghargai, tenggang rasa, menopang, setia, mendengarkan, memahami, mengalah dan bertanggung jawab.
Mau punya teman hidup? Jatuh cintalah. Ttp sesudah itu bangunlah cinta.
Sent from my BlackBerry® smartphone
www.blackberry.com
Friday, March 16, 2012
Kwan Im Pho Sat
Kwan Im Pho Sat – Pria Atau Wanita
Posted: 15 Mar 2012 02:23 AM PDT
Kwan Im Pho Sat – Pria Atau Wanita
Ada umat yang bertanya: "Kwan Im Pho Sat sebetulnya pria atau wanita ???" Ada yang menjawab Kwan Im Pho Sat sebenarnya pria. Namun banyak juga yang menjawab Kwan Im Pho Sat adalah wanita.
Sebenarnya tingkat kesucian Bodhisatva telah berada di atas perbedaan bentuk : pria – wanita, tua – muda, cantik – jelek, kaya – miskin, mulia – hina, dan sebagainya. Dengan kata lain tingkat kesucian Bodhisatva telah menghilangkan perbedaan wujud pria atau wanita. Bodhisatva bisa menyesuaikan diri dengan perubahan kondisi / keadaan. Seorang Bodhisatva bisa berubah wujud menjadi sesuatu yang sesuai dengan sebab jodoh orang yang memohon pertolongan kepadanya.
Maka Kwan Im Pho Sat bisa berwujud pria, bisa juga berwujud wanita. Semua ini berdasarkan kebutuhan umat manusia yang membutuhkan pertolongannya.
Jauh sebelum agama Buddha disebarkan dari India ke Tiongkok, di Tiongkok Kuno sudah ada kepercayaan kepada seorang Dewi yang welas asih dengan penampilan memakai jubah putih. Pada waktu memasuki Tiongkok pada masa Dinasti Han [ 206 SM – 220 M ), agama Buddha memperkenalkan Bodhisatva Avalokitesvara – 觀自在菩薩 Guan Zi Zai Pu Sa (kemudian dikenal sebagai Kwan Im Pho Sat) sebagai pria.
Mulai zaman Dinasti Tang [ 618 – 907 M ], Kwan Im ditampilkan sebagai wanita. Mungkin ini terpengaruh ajaran Konfusianisme yang telah berurat akar dalam sistem sosial masyarakat pada saat itu. Mereka menganggap tidak layak kalau wanita memohon anak dari seorang Dewata pria. Bagi para umatnya, hal itu dianggap sebagai kehendak dari Kwan Im sendiri untuk mewujudkan dirinya sebagai wanita, agar beliau dapat leluasa dengan kaum wanita yang banyak memohon bantuannya.
Nampaknya perubahan ini terjadi secara perlahan-lahan. Mula-mula Kwan Im ditampilkan sebagai pasangan Avalokitesvara (seperti halnya Dewa-dewa dari India yang selalu berpasangan). Lambat laun oleh para penganutnya di Tiongkok, Dewata pria Avalokitesvara mulai dilupakan. Pada abad ke-12 Masehi, Kwan Im telah dipuja tersendiri sebagai Dewata yang khas Tiongkok, begitu pula Dewata-dewata Buddhis lainnya.
Sebelum masuknya Buddhis ke Tiongkok, kaum wanita di sana telah banyak menghormati para Dewi dari Taoisme yang mereka panggil dengan sebutan 娘娘 Niang Niang {Hok Kian = Nio Nio }, sebagai tempat mereka memohon perlindungan, keselamatan & keturunan. Oleh karena itu ketika muncul Guan Yin, mereka menyebutnya dengan panggilan Niang Niang pula. Sebutan 觀音菩薩 Guan Yin Pu Sa {Hok Kian = Kwan Im Pho Sat} yang sepenuhnya bersifat Buddhisme, di kalangan rakyat Tiongkok akhirnya terkenal dengan sebutan 觀音娘娘 Guan Yin Niang Niang {Kwan Im Nio Nio}.
Tidak hanya sampai di situ, kaum Taois-pun akhirnya ikut pula menghormati, bahkan menempatkannya sejajar dengan Dewi mereka, yaitu 天后聖母 Tian Hou Sheng Mu (Tian Shang Sheng Mu). Nama Taois untuk Guan Yin adalah 慈航道人 Ci Hang Dao Ren {Cu Hang To Jin} yang berarti Dewa Penyelamat Pelayaran.
Demikianlah Guan Yin memperoleh kepopuleran yang jauh melebihi Dewata Buddhisme yang tertinggi – Sakyamuni Buddha, walaupun dalam banyak kelenteng & wihara, Buddha Sakyamuni duduk di altar yang paling terhormat.
E.T.C. Werner dalam bukunya Myths and Legends of China menyebut Dewi Kwan Im sebagai Buddhist Saviour atau Dewi Penyelamat dari Buddhis. Kutipan dari buku tersebut tentang kepercayaan rakyat kepada Dewi Kwan Im adalah sebagai berikut:
Ia disebut Guan Yin karena ia mau mendengarkan ratapan dari dunia & turun memberikan pertolongan. Ia memperoleh sebutan Buddha yang mengusir rasa takut. Jika nama Guan Yin disebut di tengah kobaran api, maka api tak akan dapat membakar. Jika namanya disebut di tengah hempasan ombak yang setinggi gunung, maka air tersebut akan menjadi dangkal. Apabila seorang awak perahu yang tengah dihantam gelombang besar menyebut nama Guan Yin yang Maha Penyayang, maka ia akan selamat sampai tujuan. Di tengah-tengah gemerincingan pedang & tombak di medan perang, apabila menyebut nama Guan Yin akan luputlah ia dari maut. Jika ada iblis yang merasuki ke dalam dirimu, sebutlah nama Guan Yin, maka anda akan memperoleh kedamaian & ketenangan bathin.
Napsu amarah & kebencian akan sirna kalau nama beliau diucapkan. Seorang yang menderita penyakit ingatan akan pulih kembali kalau berdoa dengan penuh ketulusan kepada Guan Yin. Guan Yin yang Maha Pengasih & Penyayang akan memberikan anak bagi para ibu yang mendambakannya, seorang putra yang tampan & seorang putri yang cantik. Seorang yang menyebutkan nama-nama dari 6.200.000 Buddha atau jumlah yang banyak laksana pasir Sungai Gangga, sama nilainya dengan orang lain yang hanya mengucapkan nama Guan Yin sekali saja. Guan Yin dapat muncul dalam wujud Buddha, Pangeran, Bikkhu, Pelajar, Nenek tua, dan lain-lain. Beliau dapat pergi ke negara mana saja, membabarkan ajaran suci ke berbagai penjuru dunia.
Demikianlah seorang Dewi Welas Asih yang Asli Tiongkok menyatu dengan Avalokitesvara, jadilah Dewata Buddhis khas Tiongkok, bahkan ciri-ciri ke-India-annya hilang sama sekali. Kisah Putri Miao Shan (Biao Sian) dalam kisah Lam Hai Kwan Im Cwan Thwan amat dikenal dalam Buddhisme Tiongkok, dan telah menyatu dalam sanubari orang-orang Tionghoa. Kisah Putri Miao Shan yang amat berbakti kepada orangtua ini merupakan cerminan dari kisah Sang Buddha Gautama, di mana beliau meninggalkan keduniawian menjadi pertapa dan sempurna di Gunung Pu To Shan.
Figure Kwan Im yang dekat dengan segala lapisan masyarakat membuatnya amat termashur bahkan melebihi Sang Buddha Gautama sendiri. Dalam perujudannya sebagai Chien Chiu Kwan Im (Kwan Im Tangan Seribu) beliau secara Esotoris seolah-olah adalah Tuhan Yang Maha Kuasa, karena sanggup mengabulkan semua permohonan umatnya.
Kwan Im Hut Co dikenal luas sebagai Dewi Welas Asih, yang dipuja tidak hanya di kalangan Buddhis saja, tapi juga di kalangan umat Taoisme dan semua lapisan masyarakat awam di pelbagai negara terutama di benua Asia.
Coba kita perhatikan, di setiap kelenteng atau wihara, siapapun yang menjadi Tuan Rumah–nya, misalnya玄壇公 Xian Tan Gong {Hian Than Kong}; 地藏王 Di Zang Wang {Te Cong Ong}; 媽祖 / 天后聖母 Ma Zhu / Tian Hou Sheng Mu {Ma Co / Thien Hou Sing Bo}; 關聖帝君 / 關公 Guan Sheng Di Jun / Guan Gong {Kwan Seng Te Kun / Kwan Kong}; 清元真君 Qing Yuan Zhen Jun {Ceng Guan Ceng Kun}; dan lain-lain, pasti di dalam kelenteng tersebut ada sebuah altar khusus untuk menghormati Kwan Im Hut Co ! Mengapa bisa demikian ? Ini karena Maha Cinta Kasih & Maha Karuna (大慈大悲) beliau. Maka beliau disebut Guan Shi Yin. Bahkan Dunia Barat pun mengenal Dewi Kwan Im sebagai Goddess of Mercy !!!
O
—oooOOOooo—
O
Buddhist Temple Jindeyuan Jakarta
Kwan Im Pho Sat – Pria Atau Wanita
You are subscribed to email updates from Buddhist Temple Jin De Yuan - Jakarta
To stop receiving these emails, you may unsubscribe now.Email delivery powered by Google
Google Inc., 20 West Kinzie, Chicago IL USA 60610
Sent from my BlackBerry® smartphone
www.blackberry.com
Monday, March 12, 2012
Adult joke from the legendary Dr.Boike
Mengenai : Takdir, Pendidikan, Kepercayaan, Sukses, Gaji dan arti teman menurut Dr. Boyke :
Takdir itu seperti Perkosaan, jika tidak sanggup melawan, cobalah untuk menikmati.
Pendidikan itu seperti Main Perempuan, diperlukan uang dan kerja keras.
Kepercayaan itu seperti Keperawanan, sekali hilang, maka hilang selamanya.
Sukses itu seperti Onani, hanya tanganmulah yg dapat meraihnya.
Gaji itu seperti Menstruasi, hanya datang sebulan sekali yang hanya sampai 4 atau 7 hari
Teman-teman itu seperti payudara,
ada yang asli dan ada yang palsu di dalamnya...
Tapi Teman baik itu seperti Kondom,
mereka akan selalu melindungimu dari hal-hal buruk...
Kalau Sahabat sejati itu seperti Viagra,
mereka akan membuatmu bangkit disaat kamu tidak mampu berdiri...
Sent from my BlackBerry® smartphone
www.blackberry.com











